Enggak cocok..??

Hmmm lagi pengen nulis aja… udah lamaaaa banget rasanya nggak nulis dan nyalurin hobby di blog.. kalo inget duluuuu sebelum punya online shop rasanya tiada hari tanpa ‘nulis’ atau sekedar memposting foto2 ke web tercintahh (www.mycelyn.multiply.com) yg bentar lagi bakal dipeti es kan oleh pemilik MP sejati…(maklum cuma numpang server aja alias gretongan, jadi ya pasrah aja disuruh out ma yang punya rumah)..🙂

Dimulai saat minggu malam lagi dinner beduaan ma hubby di salah satu resto bakmie di kelapa gading…

tiba tiba si hub hub melirik2 ke arah seorang cowo (bapak bapak alias om om), masih lumayan muda.. setengah umur, gantenggg… (menurut hubby), maklum saat itu daku lagi gak pake soft lense, jadi ngeliat cowo seganteng apapun atau cewe secantik apapun keliatannya sama ajaa.. blurrr semuaaa.. wkwkwkwk….

si hub langsung berbisik bisik sambil makan, He said ‘itu kan si ‘itu’ (menyebut nama seseorang), dia katanya udah nggak sama istrinya lagi, penasaran gua mau liat yang makan sama dia di pojokan itu istrinya atau bukan?’ (sampai dibela2in pindah posisi duduk lohh ke kursi disebelah kiriku, sebelumnya di sebelah kananku)… hahaha, segitu penasarannyaa sih pah?

Daku yang lagi asik menyeruput kuah es pisang ijo pun terperangah..’Ohhh yaa…?? udah nggak sama istrinya?, terus dikemanain itu istrinyaa?” kok bisaaa??

#Ya bisaaa dongg lianaaa… helooww biasa aja kalee.. jaman sekarang hal kayak gitu kan udah biasaaaaa…. hehehe

Eitsssss… iya biasaaa kalo BUAT orang orang yang nggak  kenal Tuhan.. tapi bukan buat orang yang kenal TUHAN… (catat itu..!)🙂

 

Si Hub lanjut ‘katanya ada masalah rumah tangga, padahal lagi masa masa susah dia sama istrinya, udah berhasil & kaya ehh dia malah jalannya sama perempuan lain’, alasanya udah nggak ada kecocokan sama istrinya..

‘alamaaakkk…’ daku cuma bisa berdecak kagum dan geleng2 kepala…(sambil tetap nyeruput es pisang ijo kedoyananku ;)) dan tambah semakin melotot saat si hub bilang dengan SERIUSnya ‘Ehhh bener lohh.. perempuan yang sama sama dia itu bukan istrinya..!, mukanya lainnn..” si hub lanjut bilang “ihh kok mau ya, mending cantik  cewenya.., mukanya pas pasan gitu aja” hihihihi… ya biar pas2an tapi cowonya buktinya mau tuh pah…😀

My hub said dengan muka sedih “kasian anaknya… padahal anaknya udah besar, pasti sakit hati dia sama papanya”😦

 

Dari situ jadi lanjut diskusi tentang si om ganteng tadi beserta si cem2 an / istri mudanya…

Mulai kita berasumsi dan mencerna dengan akal sehat kita… Kok bisaaaa… Kok bisaaa yah setelah hidup bersama bertahun tahun, punya anak dan anak udah besar..kok bisaaaa pisah gitu, si ayah tertarik dengan WIL.. sebegitu pentingnya kahh WIL / PIL lain itu dibanding dengan keberadaan “Anak” dan rumah tangga yang sudah ada selama ini ?

Ini karena si hubby kenal lumayan dekat dengan keluarga si om ganteng & istrinya… penasaran gitu dehhh intinyaa…

Miris.. sekaligus sedih.. saat kita bedua mencoba membayangkan jika itu terjadi.. (AMIT AMIT.. TOK TOK TOK..!!) In the name OF JESUS..dijauhkan dari rumah tangga kami….!! membayangkan saja nggak mampu rasanya.. terlintas wajah anak2 yang lugu & tidak berdosa.. yang jika disuruh milih pasti mereka nggak mau dilahirkan di tengah2 keluarga yang pecah…yang ayah & ibu mereka tidak sama sama lagi, yang masing masing punya jalan sendiri2… ughhhh mau dibawa kemana mereka ini??

hmmmm so saddd….😦

Kok bisa bisanya juga sang orang tua yang justru sangat mereka butuhkan kasih sayangnya, tiba2 harus membagi kasih & cintanya ke pihak lain (WIL / PIL), dengan alasan : Sudah Tidak Ada Kecocokan…!

Segampang itu kah…??? Semudah itu kah kata2 itu keluar dari mulut orang yang seharusnya “Berjuang” untuk mempertahankan rumah tangganya DEMI Sang Anak-anak yang sudah mereka lahirkan ke dunia ini??

Mengapa harus bilang Tidak ada kecocokan setelah mereka mengarungi rumah tangga bertahun2.. setelah anak2 itu lahir..? Egois sekali… #sabar liana.. sabaarrrrrrr…… hihihihi… saking semangatnyaa ampe berapi2 gityuu… :D 

Seharusnya mereka ucapkan itu  SEBELUM terikat dalam Perjanjian Nikah yang Kudus…, sudah lupakah mereka akan janji Nikah yang mereka ucapkan di hadapan pendeta, jemaat dan juga TUHAN?? janji untuk sehidup semati.. janji untuk tetap bersama saat suka dan duka.. saat susah dan senang.. saat sehat maupun sakit….

ahhhhhhh…. cuma bisa menyayangkan… tohh tetap mereka yang memutuskan & menjalaninya….

Hanya bisa berdoa… biar Tuhan pulihkan rumah tangga mereka.. bukan demi kepentingan EGO si ‘suami’ atau si ‘istri’…

tapi DEMI kepentingan ANAK-ANAK…. (sekali lagi.. anak anak yang tidak berdosa)

Demi rencana Tuhan juga tergenapi dalam hidup suatu pernikahan…..

bersyukur Tuhan ijinkan kita bedua malam2 (jam 9) keluar cari makanan dan terdampar di restaurant itu…

 

Lewat kejadian malam itu…

Semakin berkaca….

Semakin mawas diri….

Semakin introspeksi diri…mana kekurangan2 kita sebagai istri / suami…

Semakin waspada dan menutup setiap celah yang mungkin tanpa sadar kita buka….

Semakin kuat doa…..

Dan semakin satu hati.. satu visi…menopang satu sama lain…

Karena hari-hari ini adalah hari yang semakin jahat….

Si jahat berusaha keras untuk menghancurkan keluarga2 anak Tuhan…

Biar kiranya Tuhan saja yang melindungi rumah tangga anak2NYA dan menjauhkan dari kehancuran….

semua demi masa depan GENERASI anak anak kita….

Aminnnnnn…..

Amsal 1 : 8 berkata “Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia nyiakan ajaran ibumu”

yang seorang anak perlukan… adalah didikan dari ayahnya & ajaran dari ibunya…

bukan hanya didikan ayahnya saja

dan bukan juga hanya ajaran ibunya saja…..

Tetapi kedua-duanya….

andai semua orang tua menyadari hal ini……

GBU all……….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: