Aku tahu….

aku tahu…

bahwa saat aku jatuh DIA menopang aku…

aku tahu….

bahwa saat aku lemah.. maka disitu kekuatan-NYA menjadi sempurna….

aku tahu…

bahwa DIA mengerti setiap tetes air mata….

aku tahu….

bahwa DIA selalu ada buatku dan tidak pernah meninggalkan aku…

aku tahu…

bahwa rancangan-NYA adalah yang terbaik buatku…

aku tahu…

bahwa semua yang DIA lakukan adalah untuk kebaikanku..

aku tahu…

bahwa DIA sangat sayang kepadaku…

aku tahu…

bahwa papaku sudah senang bersama2 DIA di SANA…

aku tahu…

bahwa papaku sudah tidak merasakan sakit lagi sekarang…

aku tahu…

bahwa DIA pasti membebat hati yang DIA lukai…

aku tahu…

aku tahu..

aku tahu..

aku tahu Tuhan…..

 

Tetapi….

Mengapa aku masih saja lemah….

Mengapa aku masih belum bisa memberhentikan air mata yang keluar dari mataku ini…

Mengapa hatiku masih saja sedih dan berat….

Mengapa dadaku masih saja sesak…

Mengapa sulit sekali rasanya untuk mempercayai semuanya yang telah terjadi….

Mengapa aku masih saja terpuruk….

 

Maunya….

aku bisa tegar menghadapi semuanya…

aku bisa tetap strong dan kuat melewati semuanya….

aku bisa berjalan maju seperti biasa bukan terseok2 seperti sekarang ini…

aku bisa menganggap semuanya adalah wajar..dan semua manusia toh memang harus kembali kepada SANG PENCIPTA…

 

Sayangnya….

aku bukanlah wonder woman…

aku hanyalah ordinary woman…

 

Papaku sayang….

begitu banyaknya kenangan bersamamu…

begitu banyaknya nilai nilai kehidupan yang engkau ajarkan buat anak2mu…

begitu dalamnya sayangmu, kasihmu, perhatianmu buat anak2mu…

begitu hebatnya engkau menjadi seorang single parent buat anak2mu selama 15 tahun…

begitu cepatnya engkau meninggalkan kami….

begitu cepatnya kebersamaan bersamamu itu HARUS kami hapus paksa.. tanpa kami siap sebelumnya….

begitu banyak kenangan teramat manis bersamamu yang harus kami sisihkan sementara waktu, karena kami belum sanggup menyadari bahwa engkau sudah tidak ada…

begitu banyak rencana rencana yang sudah kita susun dan engkau pun antusias untuk kita menjalaninya bersama sama, namun semuanya sia sia….

begitu banyaknya pengorbanan yang engkau lakukan, tanpa pernah engkau ijinkan untuk kami membalasnya….

 

Saat ini…

biarlah kami semua.. khususnya aku.. mencoba terus untuk tegar.. untuk PERCAYA bahwa engkau sudah tenang disisiNYA…

biarlah aku mencoba menata hatiku kembali..pelan pelan..

biarlah aku bangkit kembali dari kesedihan ini…

 

karena…

aku tahu..engkau pasti tidak suka melihat anak2mu terus bersedih seperti ini….

aku tahu…engkau pasti mau melihat anak2mu adalah anak2 yang kuat dan tangguh…

aku tahu…engkau pasti merindukan untuk kami anak2 tetap bergandengan tangan.. bersatu seperti yang selalu engkau inginkan selama ini…

 

and….

Finally….

I’ll TRY….

I’ll STRONG…

because of you papa sayang……

 

We Love you so much papa….

We Miss you always papa…

 

#In Memoriam papaku tersayang….

Pemalang, 06.05.1944 – Jakarta, 11.01.2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: