Penolongku hanyalah diriMU…

Lagu ini bener2 menguatkanku dan membuat my soul kembali bangkit, bahwa masih ada DIA yg selalu setia dan menolong hidupku…

“Penolong Hidupku..”
By : Jacqlien Celosse

Saat ku dlm kesesakan..
Yg kuharap hanya KAU TUHAN..
Saat badai hidup menerpa..
Masih ada TUHAN bagiku..

Saat semua jalan tertutup..
Tiada yg sanggup menolong..
Saat air mata tercurah..
Masih ada Tuhan bagiku..

Reff :
Penolongku hanyalah diri-MU..
Penghiburku hanya ENGKAU BAPA ku..
Selalu menyertai hidupku..
KAU BAPA ku yg setia..

————————————————-
# Hanya ENGKAU penghibur dan penolong hidupku saat aku dalam kesesakan, terlebih saat harus terima beratnya kenyataan my lovely daddy sudah kembali ke rumah BAPA…

Berat..terlampau berat…sejujurnya aku gak mampu..

Hampir 40 hari kepergianmu papa, tapi masih menyisakan duka dan luka yang sangat dalam di hati anak2mu paa..,khususnya aku..

Berusaha mengalihkan pikiran dan ingatan ini dgn menenggelamkan diri dlm kerjaan kantor yang seabrek2 plus jualan dan happynya jalan2 ma anak2 wi pah…

Tapi tetap tak bisa dipungkiri…
Hati ini masih sakit.. Masih luka…

* Teringat saat papa ke rumah pah.., makan sayur asem, sambel terasi dan ayam goreng buatan supri dgn sangat lahap… Hiksss, betapa sebenernya engkau nggak susah makan, hanya selama ini kami ‘tidak ada waktu’ untuk urus makanmu papa..

* Teringat tiap sore papa ikut jemput wi ke kantor, pulang kita dinner bareng bertiga sama ray, kadang sama cece dede juga…

* Teringat saat wi gak ada suster, tiap wi minta tolong papa untuk awasin anak2 di muncang, papa tanpa ba bi bu lgs jalan ke rumah wi..dengan jalan kaki..! Iyaa..jalan kaki..!
Pulang pun gak mau dianter, katanya mau jalan kaki aja biar sehat..

* Teringat saat2 terakhir, kepala papa wi pangku di mobil menuju RS, sambil wi coba bangun2in papa, wi sayang2 kepala papa…, wi cium2 muka papa…nyatanya papa udah nggak ada..
Papa udah nggak bangun bangun lagi sampai sekarang…

Astaga pahh…papa…papa…
*hanya bisa tarik nafas dalam2 untuk menyingkirkan sedikittt saja sesaknya dada ini..

Kenapa kenangan itu susah banget untuk di alihkan..?
Tiap saat air mata ini masih trs mengalir dgn derasnya kalo inget semua tentang papa…

Entah sampai kapan luka itu akan pulih..
Tapi aku yakin..seiring dengan waktu berjalan luka itu sedikit demi sedikit akan mengering dan beranjak sembuh..

Papa sayang…
DIA yang sudah mengijinkan luka itu tertoreh di hati kami…
DIA juga yang akan membebat dan mengobati hati kami pah..

Papa yang tenang di ‘sana’ ya pah bersama mama…
Lihat kami anak2 papa & mama dari ‘sana’, dan tersenyumlah pah…

Kami akan baik2 saja..
Kami akan hidup benar spt yang papa mau…
Kami nggak akan mempermalukan namamu pah..
Kami akan jd anak2 kebanggaan papa dan mama…

Kami ikhlas pah…rela…

Terima kasih buat semua didikanmu, nasehat2mu, perhatianmu, kasihmu, cintamu, sayangmu buat kami…

Sampai kapanpun papa akan tetap ada di dalam hati kami..

Papa is the best father for us..!
Forever pah..

We love you so much papa…

————————————————-
Saat sesak itu kembali melanda dadaku.. Hanya bisa ambil my BB, dan lanjut setel lagu penolong hidupku…

Please help me LORD….
Coz Ponolongku hanyalah diri-MU….

2 responses to “Penolongku hanyalah diriMU…

  1. lagunya keren dan nyes banget emang🙂 .. tetep berharap pada Tuhan yah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: